KH. ABDUL GHOFUR (Kyai Sepuh) yang merupakan Seorang Ulama' yang 'Alim , Zuhud , waro' dan banyak mempunyai Karomah , diperingatai Haulnya setiap tahun dibulan Jumadil Ahir yang kali ini merupakan Haul ke-88 wafat Beliau , haul yang dilakukan untuk mengenang dan bisa memberikan keteladanan Keshalehan Beliau juga diharapkan bisa memberikan Barokah bagi Keluarga (Dzurriyah ) dan Kaum Muslimin yang mengikuti Acara Houl Beliau ,
Pagi hari di hari Ahad jam 06:00 WIB diawali dengan Pembacaaan Sholawat (Majlis ) Diba'i yang dipimpin oleh Habib Ahmad Idrus dan dilanjutkan dengan Khotmil Qur'an berjama'ah (per Juz) baru Jam 08:00 WIB acara Haul dilanjutkan dengan Pengajian (Majlis Ta'lim) Peringatan Houl ke 88 Al-Maghfurlah Al-Arifbillah KH Abdul Ghoffur (kyai Sepuh ) dengan Acara dikemas dalam empat (4) acara yaitu Pembukaan , Pembacaan Ayat-ayat Suci Al-Qur'an , Sambutan-sambutan dan Majlis Ta'lim , demikian disampaikan oleh Pembawa Acara pada Acara Haul tersebut
نُزُلًا مِّنْ غَفُوْرٍ رَّحِيْمٍ ࣖ
وَمَنْ اَحْسَنُ قَوْلًا مِّمَّنْ دَعَآ اِلَى اللّٰهِ وَعَمِلَ صَالِحًا وَّقَالَ اِنَّنِيْ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ
(32) Sebagai penghormatan (bagimu) dari (Allah) Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang.
(33) Dan siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah dan mengerjakan kebajikan dan berkata, “Sungguh, aku termasuk orang-orang muslim (yang berserah diri)?”
Surah Yunus (10) Ayat 62-63
اَلَآ اِنَّ اَوْلِيَاۤءَ اللّٰهِ لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُوْنَۚ
اَلَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَكَانُوْا يَتَّقُوْنَۗ
(63) (Yaitu) orang-orang yang beriman dan senantiasa bertakwa.
ACARA SAMBUTAN-SAMBUTAN
Beliau yang dalam sambutannya menyampaikan Tasyakur dan ucapan terimakasih pada Donatur dan seperti layaknya sambutan panitia yang juga mengucapkan permohonaann maaf atas penyambutan dan penghormatan yang terbatas
Baca Juga Silsilah
- Kisah Imam Ghozali yang ditanya oleh muridnya yang menanyakan sesuatu yang belum diketahui Beliau (Imam Ghozali) dalam kitab " Buqyatul Mutarossidin " yang menceritakan pentingnya Guru yang Ahli dan Bersanat jelas
- Kyai Abdul Ghofur merupakan Orang yang Alim dan minjumlatil Auliyaillah dengan sanat ilmu yang jelas dan patut diharapkan menjadi Guru ( mengakui menjadi Guru ) dan dapat Barokah dari Beliau
- Kyai Abdul Ghofur dan Syaikhona Kholil bangkalan merupakan teman sesama santri
- Diberikan Ijazah dari Dzurriyah KH. Kholil dg Ijazah Rizki yang Barokah dengan membaca " Assalamu'alaina wa'ala ibadillahissholihin dan dilanjutkan baca surat Al-Ikhlas " ketika memasuki Rumah
- Manusia terdiri dari Jasmani dan Rohani , Jasmani tidak ada kekuatan apa-apa jika tidak ditopang oleh Rohani . Jasmani bisa Mati tetapi Rohani tidak akan Mati dan tetap hidup hingga Nanti . seperti cerita Beliau yang bisa bertemu dalam mimpi dengan KH. Abdul Chamid Pasuruan yang dulu pernah Tabaruk ke KH. Abdul Ghoffur (Kyai Sepuh) memberikan pembenaran atas langkah Beliau yang memasukkan Pesantren dalam Pendidikan Tinggi Formal
- Haul dilakukan karena kesadaran bahwa Rohani tidak pernah mati , disadari atau tidak ini berlaku juga bagi yang tidak mempercayai Agama
- Rohani seperti juga Jasmani dan juga mengalami "Sakit" . Penyakit Rohani jauh lebih dari penyakit Jasmani , Penyakit Rohani menimbulkan resiko hari ini dan masa akan datang (tidak mati-mati ) ada 17 penyakit Rohani yang ada pada diri kita semua .
- Penyakit Utama ada 4 pantang Kelintasan yang menjadi penyakit Utama yaitu
- Anasir Angin yang tidak mau kelintasan
- Anasir Air yaitu Pantang direndahkan
- Anasir Tanah yang pantang kekurangan , dan
- Anasir Api yang mempunyai Sifat tidak mau kalah
- Ada 10 Penjakit yang timbul jika 4 utama diatas tidak diatasi yaitu Penyakit 1. Ajib (merasa heran terhadap diri sendiri ) 2. Riya' 3. Takabbur 4. Iri 5. Dengki 6. Tamak , 7. Fitnah 8. Loba dan Sombong
- Jika 14 tidak teratasi maka akan Ada 3 penyakit yang berkembang yaitu 1.Suka Dendam , 2. Suka Permusuhan dan 3. Suka Merusak
- Obat dari 17 penyakit yang ada dalam Rohani Manusia bisa diatasi dengan 17 Roka'at Sholat yang dilakukan setiap hari dengan tambahan dilakukan Puasa , Sholat Sunah , Zakat/Infaq/Shodaqoh , Sholat yang bisa yang menghilangkan semua adalah Sholat yang " Khusu' " yaitu Al-Baqoroh (2) Ayat 45-46 " orang-orang yang menyakini , bahwa mereka akan menemui Tuhannya
- Penyakit Rohani bisa dicabut dengan Sholat yang Khusu' yang bisa menghadirkan Tuhan dalam Sholatnya yang juga bisa dilakukan dengan hadir di Rumah Tuhan ( Baitulloh ) bisa juga dengan menghadirkan yang bisa menunjukan Kehadiran Alloh S.W.T melalui Rosul nya (Rosululloh) seperti dijelaskan dalam Surah Al-A'rof (03) Ayat 43 , Surah Shood (38) Ayat 46-47
- Biografi KH Abdul Ghoffur (Kyai Sepuh) merupakan teman sesama santri dengan Syaichona Kholil bin Abdul Latif Bangkalan yang mondok di Keboncandi Pasuruan dan Beliau mengajarkan kitab-kitab yang cukup besar (misalnya, Kitab jalalain , mahalli , Fathul Mu'in , Fathul Wahab dll ) bahkan santrinya sampai di banyuwangi dan terahir hidupnya beliu diberikan cobaan "Buta /Ghorir " namun tetap melanjutkan mengajar hingga beliau wafat
- Dalam " Kitab Kifayatul Atqiya wa Minhaj al-Ashfiya' karya al-`Ala- mah Abu Bakr as-sayyid al-Bakri ibn as-sayyid Muhammad Syatha ad-Dimyathiy " menyebutkan banyaknya "Toriqoh/ jalan orang Mulya itu banyak caranya yang Salahsatu Toriqoh yaitu mengajar Ilmu/mendidik Masyarakat . Toriqoh ini merupakan jalan yang utama (Afdhol) dan Agung. dan Mereka yang menjalani Toriqoh ini adalah Wali min Auliyaillah yang karomahnya tertutup dengan Ilmunya .termasuk juga dengan Kyai Abdul Ghofur (Kyai sepuh) yang menjalankan Toriqoh dengan mengajar Ilmu
- Banyak Jalan Toriqoh yang diupayakan untuk bisa menjadi waliyulloh seperti sifat sabar menghadapi setiap coba'an dari Alloh dan ikhlas dengannya , bisa juga Jalan Toriqoh dengan Ilmu yang dimiliki yang ini merupakan Toriqoh yang mampu menghantarkan seseorang dalam kemuliyaan
- Sabda Rosululloh ﷺ " Jika kalian melewati salahsatu Taman Surga maka Berhentilah dan Nikmati taman surga itu , yaitu Orang-orang yg duduk berdzikir dan membuat kelompok Jama'ah Dzikir , Orang-orang yang duduk mencari Ilmu " demikian Sabda nabi yang menunjukan keutamaan majelis Dzikir dan Majelis Ilmu , dan Acara Haul yang diadakan saat ini merupakan taman-taman surga tersebut ,
- Majlis Ilmu merupakan tempat yang membawa kebahagian yang disitu Alloh SWT menyiapkan benteng-benteng menghalau permasalahan-permasalahan dunia , yaitu Majlis Ilmu yang seperti Majlis Ilmunya nabi dan penerusnya hingga saat ini yaitu Majlis Ilmu para Ulama' yang mengutamakan sifat Majlis yang Suaranya tidak ada yg lebih tinggi dari suara Majlis ilmu tersebut dan Khusu' hingga diumpamakan jika ada burung bertengger diatas kepala seseorang maka burung tersebut tidak sadar jika itu adalah kepala manusia
- Ilmu adalah "Cahaya" jika dia masuk kedalam hati maka hati akan Lapang dan Luas yaitu jika kita mendengar/mempelajari dan mengamalkannya maka hati Jadi Luas , Ilmu bukan hanya pengetahuan yang cuma dibaca, yang ditulis dan dihapalkan (jika hanya pengetahuan itu maka Google / Gadget lebih Alim dari Semua Ulama' ) tapi juga ada Barokah disana
- Ilmu yang merupakan cahaya harus dimasukan kedalam hadi dengan " mencari Ilmu (Tholabul Ilmi ) " dengan Hadir/Liqo' sehingga disitu ada proses memberi dan menerima dari hati ke hati dengan prantara dari mata ketemu mata
- Kebarokahan Ilmu adalah hal utama dalam Ilmu dimana hal tersebut dapat dicari dengan Berhidmat/Ngenger dengan sang Guru/Ulama' ( cerita Nabi Musa dengan Nabi Khidir dan Ashabul kahfi ) , bahkan kadangkala dengan Kebarokahan tersebut ilmu (pengetahuan ) akan masuk semua ke hati tanpa belajar yang dikenal dengan " Ilmu Laduni "
Wallohu A'lam Bissowab
0 comments:
Posting Komentar
Terima Kasih Atas Komentar yang sekaligus sebagai Informasi dan Diskusi Kita , Bila Belum ada Jawaban Akan secepatnya ditindaklanjuti